Belajar Berjuang Untuk Berhasil

Kemenangan Yesus – PASKAH
March 30, 2016
Lima Roti dan Dua Ikan
Kunci Kelimpahan
December 14, 2016

Belajar Berjuang Untuk Berhasil

“Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya.” (Amsal 13:12)

Berjudi, mencuri, menipu, dikategorikan sebagai perbuatan manusia untuk memperoleh suatu hasil secara instant. Di dalam hati orang yang melakukannya pasti terdapat keinginan dan dorongan yang kuat untuk cepat menjadi kaya. Meskipun di dalam batinnya ada kesadaran akan dosa, namun kesadaran itu ditekan demi tercapainya apa yang ia inginkan. Yang jelas mereka tidak suka yang namanya bekerja keras dengan tekun dan sabar.

Pada suatu hari saya pernah melihat gambar tentang seorang petani yang terus mengerjakan sawah ladangnya yang sudah kering kerontang karena musim kemarau panjang. Sementara orang lain sudah beralih pekerjaan bahkan ada yang tergoda menghalalkan segala cara, Ia tetap giat bekerja. Alhasil, jerih payahnya tidak sia-sia. Ia dapat menikmati hasil usahanya dengan sukacita, sementara orang lain duduk termenung penuh penyesalan. Orang yang kelihatannya cepat berhasil tanpa perjuangan, sebenarnya tidak mempunyai apa-apa.

Memang untuk mencapai sesuatu hasil yang maksimal menuntut perjuangan dan kerja keras. Hal ini mencakup pengorbanan tenaga, waktu dan biaya yang tidak sedikit. Di dalam Mazmur 126:5-6 digambarkan oleh pemazmur, bahwa orang yang menabur dengan air mata, akan menuai dengan sorak sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menaburkan benih, pasti pulang dengan sorak sorai sambil membawa berkas-berkasnya.”

Memang ada penderitaan, tetapi ada harapan yang memberi sukacita. Sebaliknya, hasil yang serba instant, apalagi dengan cara yang tidak benar, bagaimana mungkin ada sukacita dan ucapan syukur di dalamnya? Bagaimana seorang penjudi atau pencuri mempersembahkan syukur kepada Tuhan? Kita tidak pernah mendengar pencuri akan berkata: “Tuhan terimaksih untuk berkat curian ini.” Untuk apa uang ada di tangan tetapi hati penuh kegelisahan dan ketakutan?

Firman Tuhan menegaskan orang yang mau cepat kaya sebenarnya malah menjadi miskin. Memang dunia yang berdosa ini selalu menawarkan sesuatu yang kelihatan manis tetapi sebenarnya akan membawa kepahitan. Sebaliknya, orang yang melalui banyak pengalaman pahit dari waktu ke waktu, akhirnya beroleh sesuatu yang manis, karena di dalamnya ada berkat.

Inspirasi: Berhasil dalam segala sesuatu pasti harus melalui jalan pengorbanan. Iman kita justru bertumbuh melalui proses yang membutuhkan waktu.

 

Reza Barauntu
Reza Barauntu
I am the founder of Growth Ministry and Fellowship of Worshippers. I teach and share about Youth Ministry, Worship Leading, and Praise & Worship.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *